Tuesday, February 11, 2014

Luahan Sang Hati yg mati.

Seperti malam-malam sebelumnya, dia menangis teresak-esak menahan pedih di jiwa;

sudah dia tahu,
hatinya telah selamat berkecai diramas dihiris kejam dek lelaki itu.
Yang akhirnya berlalu pergi tanpa simpati sayu.

malam ini dia kembali mencantum satu persatu kepingan hatinya yg berkecai itu.
harapannya agar dia masih mampu,
untuk bersabar dalam pilu.

walau pada hakikatnya dia tahu,
esok bila pejam mata terbuka,
kalau bukan lelaki itu sendiri yang datang merobek luka,
menghancur semula kepingan kecai hati dia,
bayangannya pasti tiba juga.

dia sudah penat.
kepingan kecai hatinya itu makin hari makin berkurang,
dan beransur hilang.


9 comments:

Hi there! Thanks for stopping by and comment. Please be polite and hopefully, all the information is useful to you and don't forget to come again! Much love!